|
|
 |
 |
Kirimkan SMS anda ke: 0819-33-277638 dgn diawal kata: merapi <spasi> isi pesan anda |
10.11.2009 : 62878396xxx : MERAPI 16.10.2009 : 62818041xxx : MERAPI Bagaimana ini keadaan gunung Merapi, stabil kan?.. 16.10.2009 : 62818041xxx : MERAPI Bagaimana ini keadaan gunung Merapi, stabil kan?.. 16.10.2009 : 62816422xxx : merapi mohon info kndsi jalan ke Deles indah dah mulus belum ? ni mau ke sana -dr Al di Jogja- 16.10.2009 : 62878396xxx : MERAPI IAN
aku mau tnya, alamat website tntg gunung merapi apa ya..?
Trma ksh. 25.06.2009 : 62856401xxx : MERAPI kondisi gng merapi skrg bgmn ya? Aman ga bwt pendakian hr sabtu, 27juni 2009? 16.06.2009 : 62818027xxx : merapi Rumah Pelangi melakukan friendraising dg mnyediakan cinderamata kaos u/ suksesnya TLATAH BOCAH #3. Info dpt hub RumahPelangi@gmail.com 13.06.2009 : 62818027xxx : MERAPI BOCAH DUDU DOLANAN. Anak bukanlah mainan. Itulah tema hajau budaya anak2 TLATAH BOCAH MERAPI #3 yg brlangsung bulan 17 Juni - 19 Juli 2009 ini 13.06.2009 : 62813922xxx : MERAPI BOCAH DUDU DOLANAN. Anak bukanlah mainan. Itulah tema TLATAH BOCAH MERAPI #3 yg brlangsung bulan Juli 2009 ini 13.06.2009 : 62818027xxx : MERAPI BOCAH DUDU DOLANAN. Anak bukanlah mainan. Itulah tema TLATAH BOCAH MERAPI #3 yg brlangsung bulan Juli 2009 ini
|
|
|
 |
|
31 May 2010 Membangun Kesiapsiagaan Menjadi Tanggung Jawab Bersama
Kesiapsiagaan dalam menanggulangi bencana Alam menjadi tanggung jawab kita bersama sebagai masyarakat secara individu, keluarga,kelompok, mengingat Indonesia sebagai gudangnya ancaman bencana , tugas LSM , Akademisi dan Pemerintah harusnya hanyalah mendorong secara terus-menerus mewujudkan kesiapsiagaan di komunitas/masyarakat, sebab jikalau semua masyarakat sudah mampu menanggulangi bencana, tentu saja ancaman hanya sebagai kejadian biasa yang tidak menguras tenaga, pikiran, maupun biaya.
Tetapi kadang menjadi sesuatau yang aneh bagi pemerintah yang hanya suka dan senang menangani proyek untuk penangan Bencana,atau pemulihan bencana.Padahal pemerintah secara person juga sebagai masyarakat yang sama menanggung risiko bencana jika terjadi bencana. Sebagai masyarakat sering kami mengkhawatirkan dengan kesiapsiagaan Pemerintah ,LSM,dan Akademisi.
Sebab sebagian besar masyarakat belum siap hidup nyaman di kawasan ancaman artinya belum membangun kesiapsiagaan di komunitasnya. Kalau saja semua pihak bisa Melaksanakan Peranya sesuai dengan Kewajiban dan tanggungjawabnya Kami yakini Indonesia menjadi Wisata Kejadian Alam bukan Gudangnya Bencana.Kesibkan sebelum kejadian harusnya terus dilakukan agar terwujud kenyamanan masyarakat berteman dengan ancaman, bersahabat dengan risiko.
Aneh Tapi Nyata::
Kami masyarakat sering melihat Program pemerintah tentang tanggap bencana misalnya sibuk sosialisasi di Desa/Balai Desa, lucunya kadang tidak mengundang ahlinya, Misal : sosialisasi gempa, tidak melibatkan ahli gempa, tentang Gunung api tidak bersama ahli Gunung api,atau sekedar mengatakan kalo nanti kejadian mengungsi disini,disana, atau pemerintah sudah siapkan dokter,Puskesmas,team Medis,yang lebih menyakitkan bagi kami di sediakan peti mati., belum lagi biasanya yang di undang terbatas atau hanya tokoh masyarakat yang mempunyai kedekatan dengan pak lurah/Kades saja.dan biasanya pula saat kejadian biasanya tidak ada apapun di lokasi,seperti yang di ceritakan saat sosialisai .
Karena itu saya melihat sangat penting dan mendesak untuk dilakukan mendorong kesiapsiagaan di semua komunitas sesuai dengan prakiraan kejadian di masing-masing komunitas.karena sering kelompok masyarakat yang mempunyai kegiatan atau Protap Desa/Komunitas malah tidak di libatkan dalam kegiatan-kegiatan penanggulangan bencana dengan alasan mereka (komunitas tsb, sudah mempunyai teman lain yang memihaki (misal LSM )
[Rakom Lintas Merapi]
|
|
|
 |
|