|
30 Sep 2009 Angka Konsumsi Daging Ayam di Magelang Capai 10 ton Per Hari Magelang- Selama lebaran kemarin, prosentase serapan daging ayam khususnya pedaging diwilayah Kabupaten Magelang, meningkat lebih dari 20 persen menjadi kurang lebih 10 ton dari sekitar 7 ton per hari pada hari biasa. Sedang untuk daging sapi, meski juga mengalami kenaikan, namun tidak signifikan yakni hanya sekitar 0,5 hingga 1 ton per hari dari sekitar 2 ton per hari pada hari biasanya. Kepada Wartawan KFM, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magelang, Ir H Tri Agung SY mengatakan penurunan daging sapi tersebut, diketahui dari hasil pantauannya dilapangan terhadap pengiriman/penjualan sapi dari magelang ke Jakarta dan beberapa kota besar lainnya. Agung menuturkan berdasar informasi yang di terimanya, di beberapa kota besar seperti Jakarta, terdapat operasi daging sapi impor karena harganya melambung. Sehingga mengakibatkan, pengiriman sapi ke wilayah itu, cenderung seperti hari-hari biasa saja. “Seperti sudah kami perkirakan sebelumnya, serapan daging selama lebaran, baik ayam, sapi maupun yang lain, terbukti benar. Namun secara umum, dibanding lebaran tahun lalu, mengalami penurunan khususnya untuk permintaan daging sapi ke luar daerah utamanya Jakarta,” jelas Agung Rabu (30/9) dikantornya. Sementara meski konsumsi daging ayam selama lebaran kemarin meningkat tajam, namun pihaknya tidak sampai mendatangkan dari luar daerah. Menurut Agung pihaknya masih dapat mencukupi sendiri. Dari sekitar 160 peternak ayam diwilayahnya, masih cukup untuk memenuhi kebutuhan warga magelang. Dari perhitungannya, pada Bulan Juni lalu, populasi ayam pedaging diwilayahnya mencapai kurang lebih 1.329.900 ekor dari sekitar 160 peternak. Berdasarkan jumlah itu, cukup untuk memenuhi komsumsi warga Magelang yang mencapai sekitar 1,2 juta jiwa. ”Logikanya, tidak semua warga mengkonsumsi daging ayam seluruhnya. Ada beberapa yang mungkin memilih daging ayam kampung atau jenis unggas lain seperti bebek atau menthok. Mungkin juga ada yang memilih sapi atau kambing/domba dan yang lan,” ungkapnya.(Ahmad Muslim)
[Rakom KFM]
|