|
07 Oct 2009 Warga Minang Magelang dirikan Posko Penggalangan Dana KFM Magelang- Untuk mengerahkan bantuan bagi korban gempa di Sumatera Barat, warga asal Minangkabau di Magelang membuka Posko Penyaluran Bantuan. Uniknya, pengumpulan dana di posko itu juga sembari menyanyikan lagu minang yang bertemakan kesedihan. Safri, Sekretaris Ikatan Keluarga Minang (IKM) Magelang, mengungkapkan bahwa posko tersebut akan berlangsung selama 6 hari yakni dari minggu hingga jum'at (9/10) mendatang. ia menyebutkan sedikitnya 20 relawan yang berasal dari warga minang dari berbagai profesi yang berdomisili di magelang di libatkan dalam penggalangan dana kali ini “Kami memang dengan sengaja tidak melibatkan mahasiswa maupun LSM, hal tersebut untuk menjaga kemurnian niat kami semua,” jelas Safri yang ditemui Reporter KFM, di poskonya, Rabu (7/10). Safri menyebutkan untuk mempermudah para donatur menyalurkan bantuan, saat ini pihaknya telah mendirikan dua posko yang masing-masing berada di Kabupaten dan Kota Magelang. Selain mendirikan posko, ia menyebutkan pencarian dana juga dilakukan langsung dengan mendatangi tokoh masyarakat dan pusat-pusat keramaian. Dari pantauan KFM dilapangan hingga hari ke tiga penggalangan dana tersebut, saat ini sudah terkumpul uang sejumlah Rp 14.871.000, disamping beberapa pakaian pantas pakai dan juga subangan dalam bentuk barang yang lainnya. Bantuan yang berhasil dikumpulkan rencananya akan disalurkan usai acara halal bihalal Ikatan Keluarga Minang Magelang yang baru akan di gelar pada hari minggu (11/10) mendatang. “Dalam forum itu nanti akan kita bahas mengenai waktu dan teknis pengiriman batuan ini, kemarin belum sempat dibahas karena semua serba dadakan,” tambahnya IKM magelang memprioritaskan pemberian bantuan bagi korban yang memiliki keluarga di magelang dan kondisinya sangat parah. Saat ini, pihak IKM saat ini sedang melakukan pendataan berdasarkan laporan-laporan dari warga Minang yang ada di magelang yang jumlahnya mencapai ratusan kepala keluarga.(Ahmad Muslim)
[Rakom KFM]
|