|
1 February 2008 15:39:00 Akhir tahun menjadi saat untuk mengukur kinerja sebuah pemerintahan yang lazimnya diwujudkan dengan pelaporan anggaran, evaluasi, dan disusunnya program untuk dilaksanakan di tahun berikutnya.Demikian halnya, Pemkab. Magelang bersama DPRD Kab. Magelang bulan ini masih membahas RAPBD 2008, meski agak terlambat (biasanya sudah penetapan-red). selengkapnya 1 March 2007 10:10:00 BERKAH hujan yang turun akhir-akhir ini kembali menunjukkan kejadian yang tidak bersahabat terhadap penduduk di bumi Indonesia. Hujan yang turun di awal Februari, telah menenggelamkan hampir duapertiga wilayah ibukota Jakarta, banjir serta genangan ini diikuti oleh beberapa kota besar lainnya di wilayah Indonesia.
selengkapnya 28 September 2006 15:26:00 1. PENDAHULUAN selengkapnya 25 September 2006 10:41:00 Kawasan Gunung Merapi memiliki kekhasan ekosistem dan sosiosistem yang bernuansa volcano. Gunung ini merupakan gunung api aktif, bahkan teraktif di dunia karena periodisitas letusannya relatif pendek (3-7 tahun). Dalam kegiatannya, Merapi menunjukkan terjadinya guguran kubah lava yang terjadi setiap hari. Jumlah serta letusannya bertambah sesuai tingkat kegiatannya. Volume guguran kubah lava biasa oleh orang setempat disebut “wedhus gembel” atau glowing cloud/nueeardente atau awan panas. Geofisik Gunung Merapi memiliki tipe khas stratolandesit dan punya bentuk lereng yang konkaf. selengkapnya 1 August 2006 15:05:00 Wajah Gunung Merapi memang indah dan menawan untuk dipandang, gagah sekaligus anggun memesona. Gemericik air, hutan yang lebat, tanah yang subur, dan alam yang indah telah menghidupi puluhan ribu masyarakat yang ada di kakinya. Namun, juga kadang kala garang menantang dan terkesan mengancam kehidupan masyarakat. Wajah kedua itulah yang saat ini diperlihatkan oleh Merapi kepada masyarakat sejak kenaikan status menjadi "Siaga" pada awal April tahun ini (artikel lengkap silahkan dibaca pada file PDF terlampir--red) selengkapnya 28 June 2006 13:20:00 Saat ini korban gempa bumi di Yogyakarta dan Jateng sedang mencoba bangkit dari deritanya. Di depan reruntuhan rumahnya, mereka memikirkan bagaimana harus membangun kembali kediamannya. Namun mereka tidak sendirian, masyarakat yang tinggal di area bencana Gunung Merapi juga sangat memperhatikan nasib korban gempa. selengkapnya 19 June 2006 12:14:00 Pada tanggal 13 Juni 2006, setelah selama sebulan berada dalam status "Awas", aktifitas Gunung Merapi dinyatakan menjadi "Siaga". Tetapi, sekitar 24 jam kemudian, status tersebut dikembalikan lagi menjadi "Awas". Apa yang terjadi? Tulisan singkat ini mencoba menjelaskannya. selengkapnya 22 May 2006 11:24:00 Jakarta, 17 Mei 2006 - Meningkatnya status Merapi dari waspada menjadi awas seiring aktivitas gunung api teraktif di dunia harus dibarengi dengan kesiapsiagaan semua pihak, khususnya pemerintah daerah di empat Kabupaten; Boyolali, Magelang dan Klaten Propinsi Jawa Tengah dan Kabupaten Sleman, Propinsi DI Jogjakarta. Kesiapsiagaan harus dilakukan semaksimal mungkin guna menjamin terpenuhinya perlindungan dan keselamatan seluruh masyarakat yang berada dalam kawasan rawan bencana letusan gunung Merapi. selengkapnya 22 May 2006 11:17:00 Jaminan aset-aset kehidupan masyarakat Merapi merupakan hal yang tidak pernah jelas konsep penanganannya dalam pengelolaan ancaman letusan Merapi. Seolah-olah dengan memindahkan masyarakat dari daerah rawan bahaya tanggung jawab negara (pemerintah) sudah syah dilakukan. Di sisi lain konsep dasar penanganan ancaman merapi pun masih berjalan top down, itupun ada ketika merapi akan meletus, sehingga yang terjadi hanyalah bombatis-bombatis statement dan berita-berita besarnya ancaman letusan Merapi yang sadar atau tidak hal itu akan menjadi faktor dinamis yang berkontribusi menambah kerentanan masyarakat merapi baik secara psikologis maupun material. Budaya masyarakat Merapi dalam interaksinya dengan gunung merapi bisa kita lihat dalam mata pencaharian sehari-hari yang dilakukan warga Merapi menjadi hal yang terpisah dan tak tersentuh dalam konsep manajemen pengelolaan ancaman Merapi yang dilakukan oleh negara. Kondisi ini akan menyebabkan permasalahan bagi pemerintah ketika masyarakat enggan untuk dievakuasi, karena masyarakat sadar bahwa pasca pengungsian akan ada ancaman terhadap aset-aset kehidupan yang mereka tinggalkan seperti ternak, tanaman dan harta benda lainnya karena tidak ada jaminan yang jelas yang diberikan oleh pemerintah. selengkapnya 22 May 2006 11:02:00 Tak hanya Mbah Maridjan yang nekad tetap bertahan tidak mau mengungsi. Tekad warga Desa Sidorejo dan Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Klaten, Jawa Tengah untuk bertahan di rumahnya ketika aktivitas Gunungapi Merapi semakin meningkat memang membuat orang lain merasa heran. Bahkan, setelah status Merapi dinaikkan menjadi AWAS pun masih ada warga yang tetap bertahan tinggal di dusun yang hanya berjarak sekitar 4,5 kilometer dari puncak Merapi. Jarak sekitar 5-6 kilometer pun tak menyurutkan niat warga desa yang sudah berada di pengungsian untuk selalu kembali pulang di pagi hari dan kemudian kembali ke pengungsian pada malam hari. Hingga saat ini fenomena ini terus berlangsung. Tercatat ada sejumlah 38 titik pos ronda swakarsa di wilayah dua desa tersebut. Belum terhitung yang berada di Desa Balerante, Klaten yang berada di seberang Kali Woro. Setiap pos rata-rata dijaga oleh belasan orang setiap hari. Jumlah ini semakin bertambah di pagi hari ketika sebagian warga yang berada di pengungsian kembali naik menuju rumah masing-masing. selengkapnya 20 May 2006 00:00:00 Sejarah baru muncul di sebuah kota kecamatan kecil di lereng Merapi yang bernama Dukun. Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), orang nomor satu di republik ini datang dan menginap di sana. Namun, cerita janggal sempat terekam, sehingga mencoreng muka sejarah yang seharusnya indah itu. Kronologinya, Senin (15/05/06), sungguh situasi yang menyesakkan dada sedang terjadi di Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Widodo, Kecamatan Dukun, Magelang, Jawa Tengah. Siang itu, di komples gedung yang tak seberapa besar itu hingga jalan kecil di depannya tampak begitu banyak orang yang sedang diturunkan dari atas truk-truk pasir. Mereka adalah pengungsi yang akan ditempatkan di Tempat Pengungsian Sementara (TPS) tersebut. Tempat sesempit ini akan dihuni oleh sekitar 1.500 jiwa pengungsi jelas memunculkan pertanyaan besar. selengkapnya 29 April 2006 17:18:00 Kedaulatan Rakyat Kamis, 27 April 2006 selengkapnya 29 April 2006 00:45:00 Tim "MerapiKini" kembali datang ke Dusun Deles, Klaten. Tentunya tim datang dengan penuh cemas dan merasa Merapi makin dekat untuk mengeluarkan isinya. Seperti pada kedatangan kami yang pertama, keadaan jalan Dusun Deles pun masih tetap, belum ada perubahan dan justru lebih berbahaya karena licin setelah terkena hujan. Kami melalui jalur yang sama, yaitu lewat Cangkringan (Sleman), Kali Woro, dan sampailah ke Dusun Deles. selengkapnya 29 April 2006 00:44:00 Kamis, 20 April 2006, penulis beserta rekan-rekan radio komunitas Yogyakarta tertantang dengan adanya berita tentang "ulah Gunung Merapi yang mulai Hiperaktif ". Oleh karena itu, penulis beserta rekan menguatkan nyali untuk datang ke sebuah dusun yang cukup dekat dengan puncak merapi, yaitu Dusun Deles. Dusun ini masuk ke wilayah Kabupaten Klaten. selengkapnya
|