|
15 July 2009 12:09:03 Magelang- Hari ke-Dua pelaksanaan Masa Orientasi Siswa Baru (MOS) di Kabupaten Magelang, di beberapa sekolah, masih banyak siswa baru yang diharuskan mengenakan atribut perlengkapan tambahan yang dapat mengarah perploncoan. Padahal Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga setempat telah memberikan himbuan kepada seluruh Kepala Sekolah agar pelaksanaan Masa Orientasi Siswa tidak menjadi ajang perploncoan.
di SMU Muhamadiah 1 Muntilan, Magelang misalnya, seluruh siswa baru di wajibkan mengenakan perlengkapan dan atribut yang aneh atau nyleneh, topi yang dipakai berasal dari pot tanaman yang dihiasi tali rafiah. belum lagi, beberapa permen dibuat layaknya kalung yang dilingkarkan di leher dilengkapi dengan sayuran wortel, bawang putih, dan uang koin. selain itu, atribut yang terbuat dari bahan daun kelapa muda digunakan layaknya pakaian. selengkapnya 16 June 2009 13:07:14 Magelang – Hasil Ujian Nasional (Unas) tahun 2009 tingkat SMA/MA dan SMK di Kabupaten Magelang, tingkat kelulusannya meningkat jika dibanding tahun 2008 lalu. Padahal, standar kelulusan telah ditingkatkan dari 5,25 menjadi 5,50. Menurut Drs Haryono, Kepala Bidang Pendidikan Menengah dan Fasilitator Pendidikan Tinggi dari Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Magelang mengatakan, peningkatan kelulusan itu membuktikan jika pelaksanaan pendidikan diwilayahnya berhasil. “Meski belum seratus persen, namun kami cukup bangga dengan hasil yang dicapai pada tahun ini. Namun demikian, kami tidak akan terlena. Kami akan tingkatkan lagi pada tahun depan,” Papar Haryono dikantornya (16/06)
selengkapnya 15 May 2009 15:27:26 Magelang- Dalam penyelenggaraan pemilu presiden dan wakil presiden 8 Juli mendatang. KPU Kabupaten Magelang menyiapkan dana sebesar Rp.16 Miliar.Anggaran tersebut juga termasuk untuk penyelenggaraan pemilu presiden putaran kedua apabila di mungkinkan. Ali Wafa, anggota KPU Kabupaten Magelang Divisi Keuangan dan Logistik menjelaskan sesuai Daftar Isian Penggunaan Anggaran (DIPA) , total anggaran untuk penyelenggaraan pemilu baik pemilu legislatif maupun pemilu presiden di Kabupaten Magelang sebesar Rp. 35 Miliar.Dana itu seluruhnya berasal dari anggaran keuangan pemerintah pusat (APBN).“Untuk pemilu legislatif kemarin, yang sudah terpakai sebanyak Rp.19 Miliar, dengan rincian sekitar 70 persen untuk belanja logistic.” Papar Ali wafa di kantornya (15/05)
Dalam pelaksanaan pemilu legislatif kemarin, rata-rata pagu anggaran untuk masing-masing PPK sebesar Rp. 46 juta, sementara untuk tingkat PPS rata-rata setiap TPS sekitar Rp. 4,5 juta.Anggaran tersebut diantaranya untuk honorarium KPPS, pengiriman hasil perhitungan suara, kegiatan bimbingan teknis (bintek). Terpisah, Banu Sutiaryono Plt Sekretaris KPU Kabupaten Magelang, menambahkan, untuk peyelenggaraan pemilu baik legislatif maupun pemilu presiden tidak ada tambahan anggaran dari pemerintah kabupaten (APBD).
“Kalaupun ada bantuan dari pemkab (APBD), tidak berupa uang, Melainkan dalam bentuk bantuan fasilitasi gedung maupun tenaga, seperti bantuan dukungan tenaga dalam proses verifikasi atau pemutakhiran data pemilih.” Tambah Banu. (Ahmad Muslim)selengkapnya 15 May 2009 15:25:33 Magelang- Jumlah penderita HIV AIDS di Kota Megelang yang terdata pada Kelompok dukungan sebaya orang dengan HIV AIDS (KDS ODA) mencapai 29 penderita, dan 20% diantaranya adalah anak-anak usia 2 hingga 3 tahun.
Rahar Joko Prasasto, koordinator KDS ODA Kota Magelang, menyebutkan dari 29 penderita tersebut, paling dominan adalah perempuan yang mencapai 60 %, sedangkan untuk laki-laki 20%, dan dari total 29 penderita, 20% diantaranya anak-anak yang tertular melalui orang tuanya yang memang sudah terinveksi virus HIV AIDS terlebih dahulu. “Para penderita HIV AIDS tersebut kebanyakan berfrofesi sebagai kepala rumah tangga juga ibu rumah tangga. Serta karyawan.” Papar Joko disekretariat KDS ODA Cabang kota magelang selasa (11/05)
Beberapa hal yang telah dilakukan oleh KDS ODA, menurut Joko adalah penyuluhan ke daerah- daerah komunitas yang beresiko tersebar virus HIV AIDS, yakni seperti SMA-SMA, Kelompok Perempuan PKK, Lokalisasi, kemudian kelompok Lelaki Suka Lelaki (LSL), serta Kelompok Trans Jender (Waria). Sementara itu seorang Pria ODA (Orang dengan HIV AIDS) di Kota Magelang, Yang berhasil di wawancarai, namun enggan disebutkan namanya, Pria tersebut mengaku semula dirinya di diskriminasi oleh masyarakat lingkunganya, namun setelah dirinya menemukan komunitas ODA, dirinya meresa lebih lega karena bisa menemukan orang yang sama-sama mengiudap penyakit yang sama. (Ahmad Muslim)
selengkapnya 4 May 2009 08:46:58 Magelang- Banyak cara dilakukan dalam rangka memperingati hari pendidikan nasional. seperti yang dilakukan salah seorang mantan pedagang asongan, di magelang, jawa tengah. hari pendidikan nasional diperingati dengan membagi-bagikan buku kepada pedagang asongan di komplek objek wisata candi borobudur.
hani sutrisno warga wanurejo, borobudur, magelang. mantan pedagang asongan, yang kini telah sukses mengelola sekaligus pemilik lembaga pendidikan khusus (lpk) di magelang. dirinya membagikan berbagai macam buku kepada para pedagang asongan di komplek objek wisata candi borobudur, sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan.
menurut hani sutrisno, selain memperingati hari pendidikan nasional, kegiatan ini diharapkan dapat membantu para pedagang asongan yang minim pengetahuan, khususnya bahasa inggris. sehingga diharapkan dengan membaca buku dapat memberikan tambahan pengetahuan. “Kami juga berharap kepada pemerintah agar lebih meningkatkan perhatiannya terhadap pendidikan bukan hanya pendidikan formal saja, namun juga pendidikan non formal…” Pinta Hani.
Sementara menurut salah seorang pedagang asongan yang masih duduk dikelas 2 sekolah dasar, abdul hamid, kepada reporter K-FM mengaku senang dengan kegiatan pemberian buku semacam ini. terlebih lagi buku-buku tersebut dibagikan secara gratis.
Dalam kegiata tersebut sebanyak 400 buku, mulai dari buku bahasa inggris, pengetahuan umum, hingga buku berisi motivasi diberikan kepada para pedagang asongan di sekitar objek wisata candi borobudur.
Hani berharap dengan kegiatan semacam ini dapat menjadi contoh positif untuk diteladani oleh masyarakat luas, sehingga semakin memajukan dunia pendidikan di indonesia. (Ahmad Muslim)
selengkapnya 23 April 2009 09:23:23 KFM Magelang – Lembaga swadaya masyarakat Sahabat Perempuan Magelang mendesak pemerintah lebih meningkatkan perhatian terhadap kaum perempuan. Seruan ini terkait peringatan Hari Kartini, 21 April 2009.
Wariatun Koordinator Sahabat Perempuan Magelang mengkritisi sikap pemerintah yang setengah hati memperjuangkan hak perempuan. “Yang paling mencolok kami kritisi, terutama mengenai kuota 30 persen perempuan dalam anggota legislatif. Karena putusan Mahkamah Kontitusi menggugurkan pencalonan berdasarkan nomor urut” kata Wariatun, Selasa (21/4). Wariatun menyerukan kepada seluruh perempuan, terutama di Kabupaten Magelang, agar meningkatkan kualitas sumber daya menusia. Dia meminta perempuan meningkatkan jaringan di semua kalangan, untuk mengawal seluruh agenda perubahan, terutama yang menyangkut nasib perempuan. (Ahmad Muslim)selengkapnya 23 April 2009 09:22:01 K-FM Magelang- Kecewa dengan sikap pemerintah daerah yang tidak segera mengambil keputusan untuk memecat kepala desanya, hari ini (Rabu 22/04) ratusan masyarakat desa kedung sari, bandongan, kabupaten magelang, jawa tengah. Mendatangi kantor bupati magelang.Haidar rifai, Koordinator aksi, dalam orasinya menekankan kepada bupati magelang agar segera memecat kadesnya yakni adik wahyu styono (39) yang terbukti secara nyata-nyata telah melakukan tindakan yang melawan hokum yakni selingkuh denagn bidan desa kedung sari Sri lestari (33) “Kami mohon kepada bapak bupati agar jangan berbelit-belit dalam memberikan kepastian status kades kami……” tegas rifai dalam orasinya. selengkapnya 23 April 2009 09:18:04 KF-M Magelang- Pasca pemungutan dan penghitungan suara seluruh partai peserta pemilu, masih ada satu lagi pekerjaan penting partai politik untuk bisa melenggang sebagai pemenang. Pekerjaan penting itu adalah penyampaian laporan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye (LPPDK) kepada kantor akuntan publik yang telah ditunjuk KPU Pusat sesuai dengan wilayah masing-masing.Laporan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye dimaksud adalah seluruh catatan peneriman dan pengeluaran dana kampanye per 17 April 2008 atau tiga hari setelah partai politik tersebut ditetapkan sebagai peserta pemilu .
Kepada Reporter K- FM, Reni Puji Astuti, anggota KPU Kabupaten Magelang Divisi Pencalonan dan Kampanye mengatakan selambatnya 15 hari setelah pemungutan suara tanggal 9 April kemarin, LPPDK harus sudah diserahkan kepada kantor akuntan publik (KAP) yang telah ditunjuk, untuk diaudit.LPPDK yang telah diaudit oleh KAP , nantinya dilaporkan kepada KPU.KAP melaporkan hasil audit selambat-lambatnya 30 hari setelah laporan LPPDK dari partai politik diterima.“KPU Kab.Magelang memfasilitasi apabila parpol mau menyerahkan ke KAP secara kolektif, dan Sampai saat ini kami baru menerima 2 partai yang telah menyerahkan LPPDK ke KPU kab.Magelang, yakni dari PKS dan PKB” Jelas reni. selengkapnya 11 November 2008 08:51:26
selengkapnya 14 October 2008 14:41:53 Hujan sudah mulai turun di Kemalang petani ramai -ramai menanam jagung, dan sayur tanaman sayur serentak di tanam di 3 desa Tegalmulyo,Sidorejo Dan Balerante, seperti sudah tahu sebelumnya para petani sayur sudah mempersiapkan berbagai semaian sayur seperti; cabe,bunga Kol,Kubis,sawi dll.Bahkan para penambang pasir di sungai woropun ikut sibuk dengan kebunya karena truk pasir belum banyak yang masuk kali woro, " nanti kalau sudah banjir ya sibuk pasiran lagi mas" kata mas Suji penambang pasir dari Dukuh Karang ketika ngobrol di lintas merapi malam minggu kemarin."memang di sungai woro belum banjir sehingga para penambang masih menunggu biasanya kalu hujan lebih dari 2 jam baru banjir, kemudian kalau sudah banjir pertama hujan satu jam saja dah bawa material pasir "tambah pak nur Yanto ketika Berlebaran di Lintas Merapi. selengkapnya 18 September 2008 12:24:45 Purwobinangun-Suasana serius terlukis di peserta pelatihan komputer dan internet. Pelatihan ini diikuti oleh bapak-ibu guru SD Tarakanita Tritis, Purwobinangun, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Gagasan mangadakan pelatihan ini merupakan keinginan yang muncul dari bapak-ibu guru. Hal ini diungkapkan oleh Sumarno, Kepala sekolah Tarakanita, Tritis, Purwobinangun " pelatihan komputer ini harapannya dapat memenuhi kebutuhan sumber daya manusia bapak-ibu guru, ditambah lagi SD kami masuk dalam program smartbox yang dilaksanakan oleh pemerintah kabupaten Slaman"Pelatihan yang diikuti oleh sekitar 7 orang ini dibuat menjadi 3 tahap yaitu pengetahuan dasar komputer, pengetahuan dasar internet dan lanjutan. Hal ini didasar pada kebutuhan peserta yang sebagian besar masih minim mengoperasikan komputer baik dalam kesehariannya maupun dalam membantu mencari bahan ajar lewat internet. selengkapnya 30 July 2007 12:10:00 Daftar Harga (Per Kg) Komoditas Sayuran Per Hari di Subterminal Agrobisnis (STA) Sewukan, Pasar Sayur Soka, Sewukan, Dukun, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.* selengkapnya 7 May 2006 01:21:00 |